gres-envimo-pantau-kualitas-udara-besutan-siswa-sma-01GadgetLIVE.co.id – Kamu seorang pelajar? Sering mengeluh karena tugas sekolah yang diberikan guru? Ya, seringkali kita mengeluhkan betapa sulitnya tugas yang diberikan guru. Padahal guru memberikan tugas bukanlah untuk menyiksa siswa, melainkan sebagai bentuk melatih tanggungjawab siswa dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.

Padahal bisa jadi dengan tugas yang diberikan guru kamu bisa lebih berpikir kreatif. Seperti yang terjadi pada salah satu siswa SMA, Renaldi Gondosubroto. Berawal dari sebuah proyek sekolah, Renaldi berhasil mengembangkan inovasi terbarunya yang berupa sebuah alat pemantau kualitas udara. Dengan memanfaatkan teknologi dibidang Internet of Things, sebuah alat Gres Envimo dapat tercipta.

Gres Envimo merupakan sebuah alat yang memiliki fungsi untuk mengukur kondisi lingkungan sekitar. Kandungan yang dapat diukur dengan alat ini yakni kadar karbon dioksida, karbon oksida, polusi, temperatur serta kelembapan.

Adanya Gres Enviro akan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kualitas udara di lingkungan sekitarnya. “Alat ini akan membantu orang lain lebih sadar terhadap lingkungan di sekitarnya dan akan membantu mengubahnya apabila diketahui ada kondisi yang tidak bagus”, ungkap Renaldi pada 16 November 2016, di Tech in Asia Jakarta 2016.

Tak perlu khawatir untuk penggunaannya. Perangkat ini dapat diakses oleh seluruh pengguna samartphone. Karean Gres Envimo ini telah terhubung dengan Thingspeak serta adanya informasi yang dibutuhkan bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Istimewanya lagi Renaldi sengaja membuat perangkat ini secara terbuka sehingga memberikan kesempatan kepada pengguna untuk membuat Envimo sesuai dengan kebutuhan mereka. Sensor dan komponen dalam Gres Envimo dapat diatur sesuai dengan keinginan pengguna. Siswa kelas 12 SMA itu menambahkan bahwa sensor lain bahkan lampu indikator sendiri jika diinginkan.

Baca Juga : Kabin Lepas, Untuk Keamanan Ekstra Di Pesawat.

Berkat kreativitasnya mengembangkan alat pemantau kualitas udara, Renaldi bahkan mendapatkan penghargaan di Toronto International Innovation and Advanced Skill 2016. Gres Envimo menjadi perangkat baru, namun telah berhasil menarik perhatian publik. Terbukti dengan adanya 1.000 pemesan perangkat Envimo dari sebuah perusahaan. Perangkat ini dibanderol harga sebesar US$ 140.

gres-envimo-pantau-kualitas-udara-besutan-siswa-sma-02

Renaldi juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mencari pendanaan guna melakukan produksi massal dengan tujuan menekan harga penjualan perangkat ini sekitar US$ 90 hingga 100 persen.

Gres Envimo merupakan alat yang dapat digunakan oleh berbagai pihak, baik itu konsumen, perusahaan hingga di bidang kesehatan untuk memantau kondisi udara disekitarnya. Perangkat ini juga dimungkinkan dapat mendukung konsep smart city yang telah dicanangkan beberapa waktu yang lalu. Mengapa demikian? Karena dengan Gres Envimo publik dapat saling berbagi informasi mengenai kondisi udara di sekitarnya. Bahkan data yang terkumpul pun dapat dimanfaatkan pemerintah untuk melakukan pemetaan ataupun digunakan sebagai perusahaan big data.

Itulah yang dilakukan Renaldi, siswa kelas 12 SMA yang berhasil mengembangkan alat pemantau udara, Gres Envimo. Semoga kisah Renaldi bisa menginspirasi kita untuk mengembangkan kreativitas kita dalam menciptakan sesuatu yang bermanfaat.

LEAVE A REPLY