Perkembanganteknologi membawa perubahan pada sisi-sisi kehidupan masyarakat. Hasilnya, ada banyak perubahan ke arah kemajuan dan kebaikan yang terasakan. Namun, tidak selamanya perkembangan teknologi membawa dampak yang baik. Faktanya, ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat muncul akibat kemajuan teknologi.

Di satu sisi, perkembangan teknologi membuat banyak hubungan terhubung kembali meskipun terpisah oleh jarak dan waktu. Perkembangan teknologi juga membawa kemajuan pada berbagai aspek kehidupan. Dokter semakin mudah menyembuhkan pasien. Tentara semakin kuat dalam berperang. Guru semakin banyak referensi pengetahuan.

Di sisi lain, teknologi justru dapat menjadi ancaman serius. Salah satunya dalam hal kesehatan. Ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat terjadi dengan penggunaan teknologi yang semakin sering. Berikut adalah beberapa gangguan kesehatan tersebut.

  1. Kenaikan Berat Badan

berat-badan-ibu-hamil-mempengaruhi-pertumbuhan-janinSiapa sangka, ternyata perkembangan teknologi ternyata dapat menyebabkan kenaikan berat badan, bahkan obesitas. Anak-anak yang menggunakan perangkat teknologi, misal smartphone, ketika sedang makan akan menyebabkan aktivitas makan mereka terganggu. Mereka justru akan lebih fokus pada smartphone sehingga secara tidak sadar telah makan melampaui batas porsi normal.

Begitu pula yang akan terjadi apabila anak-anak makin sambil bermain game, menelepon, atau menonton televisi. Anak-anak akan cenderung makan dengan porsi besar dan susah untuk mengontrol makanan yang masuk. Sebuah penelitian menyatakan bahwa anak-anak cenderung akan memakan makanan yang kurang sehat saat makan sembari berdekatan dengan perangkat teknologi.

  1. Menghambat Perkembangan Otak Anak

perkembangan-otak-anakIni tentu dampak yang berbahaya bagi anak apabila dibiarkan. Ketergantungan anak pada teknologi modern akan membuat mereka malas karena merasa semua hal dapat diselesaikan dengan mudah. Mereka menjadi malas untuk bergerak, berpikir, dan melakukan hal-hal lain.

Apabila ketergantungan tersebut dibiarkan terus menerus, perkembangan otak anak dapat terganggu. Terlebih pada anak yang sudah kenal denga perangkat teknologi sejak usia balita. Pada masa itu, seharusnya anak sedang sangat lincah-lincahnya untuk berkembang. Namun, ketergantungan pada teknologi dapat menghambat perkembangan tersebut.

  1. Sakit Leher

sakit-leher-redkan-k-3Sakit leher akan dialami apabila seseorang terus menerus menatap pada layar telepon seluler, laptop, atau televisi. Posisi tubuh dan mata yang terus menerus fokus menatap pada satu objek bisa menyebabkan tulang belakang mengalami ketegangan.

Orang dewasa memiliki berat kepala sekitar 10—12 pounds. Dalam posisi menunduk sejauh 60 derajat, tekanan pada kepala akan bertambah hingga mencapai 60 pounds. Tekanan tersebut dapat mengakibatkan degenerasi dan jaringan sobek. Kemungkinan terkecilnya adalah rasa sakit pada leher atau pungung. Namun, jika terus menerus dilakukan, tidak menutup kemungkinan apabila si pengguna teknologi harus melakukan operasi pembedahan tulang belakang.

  1. Menurunkan Kualitas Tidur

male in bed browsing the internet late at night with a tablet

Bermain game, menggeser-geser layar smartphone, dan menonton televisi terlihat sebagai aktivitas yang ringan dan menyenangkan. Namun, jangan salah! Aktivitas tersebut sangat berperan dalam peningkatan rasa lelah si pengguna. Bahkan, si pengguna pun dapat merasakan stres apabila terlalu lama berdekatan dengan perangkat teknologi.

Dampak dari rasa lelah dan stres tersebut berimbas pada kualitas tidur. Saat lelah bekerja, kita akan mudah untuk tertidur dengan nyenyak. Namun, tidak dengan lelah karena penggunaan teknologi. Si pengguna justru akan merasa gusar sehingga menurunkan kualitas tidurnya. Jam tidur pun dapat berkurang karena terlalu asyik bermain gadget atau perasaan gusar tersebut.

Melihat pada banyaknya dampat negatif, kita tentu tidak ingin itu semua terjadi pada kita, kan? Oleh karena itu, mulailah untuk menggunakan perangkat teknologi secara bijak. Bukan berarti harus ditinggalkan sama sekali, melainkan dibatasi waktu penggunaannya. Gunakan teknologi seperlunya tanpa harus mengorbankan hal-hal lain.

LEAVE A REPLY