OSIRIS-REx

GadgetLIVE.co.id – Berita terbaru datang dari NASA yang baru-baru ini, pada hari Kamis, 8 September 2016 yang lalu dilaporkan meluncurkan sebuah robot yang mampu menjelajah luar angkasa dan membantu pekerjaan para astronot. Sebuah robot yang mampu melakukan investigasi terhadap benda alam asteroid di luar angkasa.

OSIRIS-Rex begitulah nama yang disematkan oleh Badan Antariksa Amerika Serikat untuk robotnya. Nama yang disematkan dalam robot tersebut bukanlah sembarang nama, namun merupakan singkatan dari Origins, Spectral, Interpretation, Resource Identification, Security –Regolith Explorer.

OSIRIS-Rex nantinya akan mengumpulkan data dari asteroid yang kemudian akan dibawa ke bumi. Tujuannya yakni membawa partikel sampel dari asteroid yang nantinya akan dipelajari NASA terkait dengan asal usul kehidupan di bumi maupun tempat lain dalam tata surya.

Jika hal tersebut berhasil, maka ini akan menjadi keberhasilan pertama dari misi NASA yakni sukses membawa sampel dari asteroid ke bumi sejak era Project Appolo terdahulu.

osiris-rex-robot-02

OSIRIS-Rex membutuhkan waktu selama tujuh tahun untuk melakukan penjelajahan. Sejak diluncurkannya dari Pangkalan Angkatan Udara Cape Canaveral, Florida, pada pukul 07:05 pmET Amerika Serikat atau sekitar pukul 06:00 waktu Indonesia pada hari Jum’at, 9 September 2016. Untuk dua tahun pertamanya OSIRIS-Rex dikerahkan untuk menjelajah ke asteroid Bennu. Robot tersebut telah ditargetkan akan meraih asteroid tersebut pada bulan September 2019 mendatang. Selanjutnya, OSIRIS-Rex akan mengelilingi matahari dengan kecepatan 63.000 kilometer per jam, dan memiliki orbit yang hampir sama dengan bumi.

Asteroid yang sangat kecil, dan tidak memiliki gravitasi pesawat ruang angkasa maka OSIRIS-Rex sebagai robot penjelajah asteroid tersebut bergerak sangat lembut.

Sebagai informasi, OSIRIS-Rex memiliki berat 2.110 kilogram, dan juga akan meluncurkan roket yang memiliki seri 411 Atlas V, dengan 34 hari kurun waktu peluncuran dimulai sejak 8 September 2016, serta mencapai target asteroid pada tahun 2018 mendatang.

osiris-rex-robot-03

NASA meyakini bahwa OSIRIS-Rex akan mengumpulkan sampel antara 60 hingga 2.000 gram bahan sampel dari asteroid Bennu tersebut. dan diharapkan OSIRIS-Rex dapat kembali ke bumi dengan membawa sampel asteroid pada tahun 2023 mendatang, dengan pendaratan di Pusat Pengujian dan Latihan Angkatan Udara di Utah.

Lembaga Pemerintahan Amerika Serikat, berharap agar OSIRIS-Rex mampu mendemostrasikan teknik pemetaan teknologi canggih ini untuk misi sains dimasa yang akan datang serta ekspedisi untuk penambangan asteroid komersial.

LEAVE A REPLY